Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2011

Memahami Lebih Dalam Prinsip Dasar Penelitian Pengembangan

Gambar
Untuk memahami sedikit lebih dalam tentang penelitian pengembangan, pertama tama kita coba pahami dulu bahwa dalam literatur ada dua istilah yang mengacu pada hal yang sama. Istilah pertama adalah, “Research dan Development (R&D)” seperti yang dikemukakan oleh Borg and Gall, 1983 atau Gays, Mills dan Airaisian, 2009. Istilah kedua adalah “Development Research” atau “Design and Development Research” seperti yang diungkapkan oleh Richey and Klein, 2007. Nah, setelah itu mari kita lihat definisinya dari beberapa pakar tersebut: “is process used to develop and validate educational products” (Borg and Gall, 1983). [... proses yang digunakan untuk mengembangkan dan memvalidasi produk-produk pendidikan]. … is the systematic study, development, and evaluation processes with the aim of establishing an empirical basis for the creation of instyructional products and tools and new or enhanced models that govern their development.” [Ritchey and Klien (2007). [… adalah studi sistematik, pr...

Desain Pembelajaran

A. Desain Pembelajaran Berbasis Kompetensi Pendidikan berbasis kompetensi menitikberatkan pada pengembangan kemampuan untuk melakukan (kompetensi) tugas-tugas tertentu yang sesuai dengan standar performansi yang telah ditetapkan. “ Competency Based Education is geared toward preparing individuals to perform identified competency ” (Schrag, 1987, h 22). Rumusan ini menunjukan bahwa pendidikan mengacu pada upaya penyiapan individu agar mampu melakukan perangkat kompetensi yang diperlukan. Suatu program pendidikan berbasis kompetensi harus mengandung empat unsur pokok, yaitu: 1) Pemilihan kompetensi yang sesuai 2) Spesifikasi indikator-indikator evaluasi untuk menentukan keberhasilan pencapaian kompetensi 3) Pengembangan sistem pembelajaran 4) Penilaian Kegiatan pembelajaran diarahkan untuk memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Kegiatan pembelajaran mengembangkan kemampuan untuk mengetahui, memahami, melakukan sesuatu, hidup da...

Model-Model Pembelajaran

Gambar
Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang. Di dalam kelompoknya, siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang topik yang ditugaskan. Laporan masing-masing kelompok yang menyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru. Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibat dalam prosedur debat. Pada dasarnya, agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajaran kooperatif, setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja saling tergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Ketra...